SaveBill lahir dari realita bahwa sebagian besar keluarga Indonesia mengalami lonjakan tagihan listrik tanpa tahu perangkat mana yang menyedot energi paling besar.
Kalkulasi SaveBill tidak menggunakan angka acak. Semua rumus disesuaikan secara langsung dengan rumus Tarif Dasar Listrik (TDL) resmi dari Kementerian ESDM & PLN Indonesia.
Anda tidak perlu membeli sensor IoT mahal atau membongkar meteran listrik. Cukup input peralatan elektronik rumah Anda dan kami yang menghitung auditnya secara digital.
Data inventaris rumah tangga Anda adalah privasi milik Anda. Kami menerapkan prinsip minimasi data dan enkripsi ketat agar data Anda tetap aman.
Pertanyaan sederhana ini menjadi alasan utama dibentuknya SaveBill. Di Indonesia, meteran PLN hanya mencatat angka akumulasi kWh total tanpa perincian per perangkat. Akibatnya, pemilik rumah sering berasumsi acak saat mencoba menghemat listrik — seperti mematikan lampu kecil yang sebenarnya hanya mengonsumsi 5 Watt, padahal AC tua atau pompa air bocor menyedot energi ratusan kali lipat lebih banyak.
Dengan SaveBill, pengguna dapat melakukan **Audit Energi Mandiri** dalam waktu kurang dari 5 menit, menemukan *Energy Hog* (perangkat penyedot energi utama >40%), dan mensimulasikan dampak penghematan sebelum tagihan resmi PLN diterbitkan di akhir bulan.
Gratis. Tanpa instalasi alat fisik. Cukup daftarkan peralatan rumah tangga Anda sekarang.